Graha Mangkalan
Phone 1 : 085237316076
Phone 2 : 081236249999
Email : ud_mangkalan@yahoo.co.id

BNI Salurkan KPR Rp. 9.97 Triliun

BNI Salurkan KPR Rp. 9.97 TriliunPT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyalurkan kredit kepemilikan rumah (KPR) sebesar Rp. 9.97 triliun hinga Juni 2010. Penyaluran KPR tersebut melonjak 33.42% dibanding akhir Juni 2009.

'Dalam enam bulan terakhir, KPR kami tumbuh 33.42% dari Rp. 7.5 triliun menjadi Rp. 9.97 triliun,' ujar General Manager Consumer BNI, Diah Sulianto kepada Investor Daily di Jakarta. Diah mengungkapkan, pertumbuhan kredit tersebut didorong pulihnya kepercayaan masyarakat di sektor perumahan. Penurunan suku bunga juga mendorong kenaikan penyaluran KPR BNI.

Saat ini, bank pelat merah tersebut menawarkan bunga KPR di bawah 10%. 'Bunga KPR terendah yang ditawarkan ke masyarakat sebesar 9%. Sedangkan untuk bunga ‘berjalan' sekitar 12.5 – 13%,' tuturnya. Diah menambahkan, perseroan menargetkan kredit KPR tumbuh 30% menjadi Rp. 10.66 triliun akhir tahun ini. Akhir tahun lalu, penyaluran kredit KPR sebesar Rp. 8.2 triliun. 'Target pertumbuhan tersebut didasarkan pada kondisi properti yang makin berkembang. Kami yakin penyaluran KPR perusahaan tumbuh hingga 30%, karena kondisi perekonomian tahun ini diperkirakan lebih baik dibanding tahun lalu,' tambahnya. Selain BNI, beberapa bank menurunkan tingkat bunga KPR seiring turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) beberapa waktu lalu. Hal itu merangsang kenaikan pembelian rumah.

Sementara Head of Product Development and Business Credit Consumer BNI, Indrastomo Nugroho mengatakan, pihaknya telah menurunkan suku bungan KPR dari 11.5% menjadi 9.9%. Penurunan bunga tersebut efektif mulai awal Maret 2010. Ke depan, penetapan bunga KPR perseroan mengikuti perkembangan BI rate. 'Perkembangan bunga KPR tergantung pada BI rate. Jika BI rate masih tetap dan kami dapat menekan cost of fund, masih ada ruang untuk penurunan bunga lagi,' tuturnya.

Indrastomo menjelaskan, BNI menargetkan pertumbuhan pangsa pasar KPR dan bertekad menjadi empat besar bank penyalur kredit tersebut. Saat ini perseroan menduduki peringkat ke lima dari sisi nilai KPR yang diberikan di Indonesia. 'KPR kini menyumbang 57% dari keseluruhan kredit konsumsi BNI,' tambah Indrastomo. BNI kini telah bekerja sama dengan Kementerian Negara Perumahan Rakyat dalam penyaluran KPR bersubsidi untuk 3.400 rumah. Perseroan juga berupaya mengembangkan kredit perumahan yang ramah lingkungan.

Sumber: Investor Daily