Graha Mangkalan
Phone 1 : 085237316076
Phone 2 : 081236249999
Email : ud_mangkalan@yahoo.co.id
Perumahan
Kami sedang membangun rumah / perumahan 2 lantai di Jalan Tukad Badung Gang XII Renon Denpasar. Total unit 5 unit.
Artikel Terkait
- Mempercantik Ruang Makan
- Menata Ruang untuk Tamu Istimewa
- Menata Ruang Baca di Rumah
- Minimalis, Sesuaikan Penghuni Rumah
- Memiliki Rumah Mungil yang Sehat
- Ramaikan Dinding Rumah Anda dengan Wallpaper
- Menyegarkan Suasana Rumah Dengan Taman
- Mempercantik Rumah Minimalis
- Rumah Minimalis pun Perlu Roh
- Pilihlah Warna yang Berkilau untuk Rumah
- Jasa Marga Bangun Tol Serangan-Nusa Dua di Bali
- Pasar Properti Luar Jawa Potensial
- KPR Pilihan Utama Pembelian Properti
- Suku Bunga KPR Kompetitif Picu Penjualan Properti
- Anggota REI Didesak Segera Bangun Rusunami
Artikel Terbaru
- Mempercantik Ruang Makan
- Menata Ruang untuk Tamu Istimewa
- Menata Ruang Baca di Rumah
- Minimalis, Sesuaikan Penghuni Rumah
- Memiliki Rumah Mungil yang Sehat
- Ramaikan Dinding Rumah Anda dengan Wallpaper
- Menyegarkan Suasana Rumah Dengan Taman
- Mempercantik Rumah Minimalis
- Rumah Minimalis pun Perlu Roh
- Pilihlah Warna yang Berkilau untuk Rumah
- Jasa Marga Bangun Tol Serangan-Nusa Dua di Bali
- Hotel-hotel di Bali Siapkan Paket Nyepi
Kategori
KPR Pilihan Utama Pembelian Properti
Konsumen properti di Indonesia ternyata lebih suka menggunakan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dalam bertransaksi pembelian properti. Sementara sebagian besar pembangunan properti residensial dibiayai oleh dana internal perusahaan.
Demikian hasil Survey Harga Properti Residensial Triwulan ke-3 Tahun 2010 oleh Bank Indonesia yang diungkapkan Agus Dinar, Indonesia Country Director of BCI (Building and Construction Interchange) Asia dalam Seminar Construction Outlook 2011 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/11/2010).
Sebanyak 73 persen responden dari konsumen properti masih memilih KPR sebagai fasilitas utama dalam membeli properti residensial pada seluruh tipe bangunan. Sisanya, konsumen menggunakan fasilitas pembayaran secara tunai bertahap (17,8 persen) dan bentuk tunai (8,3 persen). Adapun tipe rumah yang paling banyak dibeli dengan fasilitas KPR adalah tipe yang berukuran kecil (80,8 persen).
Agus menilai, dalam transaksi pembelian properti, fasilitas KPR makin banyak digunakan oleh konsumen karena turunnya suku bunga dan kemudahan dalam mengakses kredit properti yang ditawarkan oleh sejumlah bank. 'Kalangan perbankan umumnya memberikan tingkat bunga KPR pada kisaran antara 9 dan 12 persen,' ujar Agus.
Mengenai pembiayaan pembangunan properti, Agus mengatakan, sebanyak 58,4 persen responden dari perusahaan pengembang memperlihatkan dana internal perusahaan jadi sumber utama pembiayaan pembangunan properti. 'Dana internal tersebut umumnya berasal dari laba ditahan dan modal disetor. Lainnya, dari kredit perbankan (22,6 persen) dan uang muka pembayaran dari calon pembeli (15,9 persen),' ujarnya. (Adi Dwijayadi)
sumber: www.properti.kompas.com