Kota Denpasar Bali Kembangkan Wisata Kuliner


Kota Denpasar Bali Kembangkan Wisata Kuliner Pemerintah Kota Denpasar, Bali berupaya mengembangkan wisata kulinernya, karena potensi tersebut kini didukung oleh berbagai khas makanan tradisional dari sejumlah daerah di Indonesia

"Kota Denpasar sangat berpeluang untuk mengembangkan wisata kuliner, karena di sejumlah tempat seperti kawasan Renon, Jalan Teuku Umar dan Peguyangan sudah berdiri warung makanan tersebut," kata Kabag Humas Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena di Denpasar, Jumat (22/10/2010).

Ia mengatakan, menjamurnya warung makan dan restoran dengan menu makanan yang beragam dari berbagai daerah, merupakan salah satu penunjang wisata kota. "Pemkot Denpasar kini sudah mempromosikan wisata kuliner tersebut kepada wisatawan yang datang ke Bali," katanya.

Menurut Erwin, hampir semua menu makanan kesukaan wisatawan yang datang ke Bali, kini tersedia di Denpasar. "Misalnya wisatawan asal Jawa Barat, mau makanan 'bumbu desa' atau makanan Cianjur, ada di kawasan Renon. Begitu juga mau makan ikan berbagai olahan juga tersedia di sini yang lokasinya di Peguyangan," ucapnya.

Erwin mengatakan, pemkot sangat konsisten untuk mengembangkan wisata kuliner sebagai penunjang wisata kota yang terprogram dalam Sightseeing Denpasar. "Kalau rumah makan dan restoran dengan menu khas tersebut berkembang baik, sudah tentu dapat pula menampung tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran," katanya.

Made Patri, seorang pemilik rumah makan Mina di Peguyangan mengatakan bahwa pengembangan wisata kuliner di Denpasar sangat memungkinkan. Buktinya, rumah makan Mina yang dirintis sekitar tahun 1986-an kini sudah semakin dikenal. "Warung makan dengan menu ikan tersebut kini sudah dikenal warga masyarakat, bahkan pejabat menteri sudah pernah makan di warung tersebut," katanya di sela-sela membuka warung Pizza Mina.

Menurutnya, di kawasan Desa Peguyangan ini ke depannya bisa menjadi ikon wisata kuliner Kota Denpasar, apabila pemerintah setempat secara serius akan menggarap wisata kuliner itu. "Kalau pemkot secara sungguh-sungguh akan menggarap wisata kuliner tersebut, saya rasa sangat memungkinkan, apalagi di Peguyangan ini sudah ada beberapa warung makan yang menyajikan menunya cukup dikenal oleh masyarakat maupun wisatawan," ujar Patri.

Ia mengaku sangat mendukung program pemkot, khususnya wisata kuliner sebagai penunjang wisata kota yang selama ini sudah berjalan dengan baik. "Saya sangat mendukung program pemkot, karena wisata kuliner salah satu daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisata. Wisatawan yang datang tidak saja menikmati seni budaya, tetapi mereka tentu ingin mengenal juga menu makanan apa yang terkenal di daerah tersebut," katanya.

Sumber : kompas.com